Jul 7 2010

Main Bareng Polnep FC

Bismillah

Hari ini kami main bareng Polnep FC, yang tak lain tak bukan adalah teman satu paguyuban Andre Kumelkucel. Pemain yang hadir ada 7 orang, Andre, Om Sulis, Mas Qliex, Dedi Pentol, Wahyu, Chandra, dan saya. Skor akhir kami kalah 3-4. Sebenarnya kami sudah main bagus, tapi dalam permainan ini main bagus saja tidak cukup. Anda harus beruntung. Mungkin ini bukan hari kami saja.

Sebenarnya jadwal latih tanding banyak sekali, di antaranya dari Gapura FC (mereka ini tim hebat yang di kompetisi tahun lalu berhasil masuk semi final, tapi kalah dan memutuskan Walk Out karena keputusan wasit yang kontroversial). Tapi karena personil belum lengkap dan sulitnya menyamakan jadwal, akhirnya kami mesti mundur dulu.

Demikianlah, cukup sekian dan terima kasih. Kita kembali ke Studio MetroTV bersama rekan Frida Lidwina. Silakan Frida..


Jul 6 2010

Game 20100704

Bismillah

Hanya ada 8 orang yang hadir: Mas Qliex, Om Sulis, Amza, Bakti, Rio, Chandra, Bang Dani, dan saya. Untunglah ada Buyung dan anak kecil yang kami tarik2 untuk ikutan main. Kalau tidak, kami berencana pindah ke lapangan sebelah untuk main gobak sodor.


Jul 1 2010

Main Bareng Mirza CS

Bismillah

Tanggal 30 Juni kemarin kami main bareng dengan Mirza CS. Banyak yang tidak bisa hadir. Untunglah Wahyu membawa Ari, yang juga teman Dedi Pentol untuk turut bermain. Total yang datang ada 7 orang: Deni, Om Sulis, Chandra, Ari, Wahyu, Andre Kumelkucel, dan Rio. Skor akhir 13-10 untuk kemenangan Kemponan FC. Saya sendiri tidak hadir, jadi mohon maaf tidak bisa cerita banyak.

Mohon kiranya saksi hidup menceritakan kisahnya di sini. Terima kasih.


Jul 1 2010

Chabar Terackhir Kemponan FC

Bismillah

Admin: Oi penontoon..
Penonton : Oooiii…
Admin: Orang sarap mukanye codet..
Penonton: Apaan, Bang?
Admin: Mohon maap jarang update..

Maklumlah, admin sedang sibuk jualan sempak di Pasar Sengon, buat tambah2an modal kawin.. (glek!)

Catatan games kami di Keramat Futsal selama sebulan ini
6 Juni: Om Sulis, Bang Icang, Dek Wibi, Andre Kumelkucel, Mas Qliex, Amza, Bakti, Parjap FC, dan saya.
13 Juni: Om Sulis, Bang Icang, Dek Wibi, Andre, Amza, Bakti, Bang Dani, Dedi Pentol, Rio, Chandra, dan saya.
20 Juni: Om Sulis, Bang Icang, Dek Wibi, Andre Kumelkucel, Amza, Dedi Pentol, Rio, Chandra, Wahyu, Mas Endhien, Dicky, Mas Qliex, Aput, dan saya.
27 Juni: Om Sulis, Mas Qliex, Bang Icang, Amza, Bakti, Andre Kumelkucel, Chandra, Dek Wibi, Aput, Wahyu, Rio, Mas Endhien, dan saya.

Keramat Futsal dengan A Meng sebagai Direktur Utama saat ini turut pula menjadi meriah kerana demam piala dunia. A Meng, yang saat ini juga membuka divisi usaha baru berupa Cafe Bola dan penyewaan meja pingpong, mengukuhkan namanya dalam daftar 100 orang terkaya menurut majalah Forbes Dusun Keramat Jaya. Padahal dahulu A Meng beserta istrinya sempat bangkrut total saat berjualan buah. Semoga hal ini menjadi inspirasi bagi kita semua. Amiin.

Dalam salah satu permainan kami, Mas Qliex dapat mencetak gol yang luar biasa dari titik tengah lapangan. Gol yang bermula dari kesungguhan hati. Gol yang mungkin terjadi sekali dalam sepuluh ribu games. Sebelum menendang, ia pusatkan konsentrasinya pada bundarnya bola dan gawang lawan. Perhitungannya taktis, jari kakinya mengepal, langkahnya mantap, start run-nya cepat, momentumnya tepat, pengharapannya pasti. Bola telah melayang, seakan bergulir di udara, menerobos angin, meninggalkan jejak suara yang berdesing. Kiper coba menepis, bergerak ke arah yang tak terduga, jauh dari jangkauan, dan GOOOLL…!!

(catatan penulis: paragraf terakhir di atas pesanan dari yang bersangkutan. Katanya, “Tolong gol yang spektakuler ini turut dikisahkan di situs kemponan.com.” Saya dilanda dilema. Sebenarnya itu gol biasa2 saja, karena kebetulan yang jadi kiper Om Sulis (yang gak biasa kiper). Tapi biarlah, kalau permohonan beliau tidak dikabulkan, saya takut kualat sama orang tua, jangan sampe belum kawin tapi sudah jadi batu kayak Malin Kundang..)


Jun 5 2010

Versus Parjap FC

Bismillah

Parjap FC ini bukannya Parjap FC yang biasa ikut kami main tiap hari Minggu, tapi another Parjap FC yang anggotanya anak2 SMP. Sebetulnya tidak ada ketertarikan lagi bermain dengan mereka karena alasan klasik: terlalu lemah, dan cenderung bukan main futsal (tapi keras2an betis dan sikut). Dilihat dari awal saja sudah tidak meyakinkan, mereka main tidak pernah pakai sepatu! Tapi, entah Chandra yang sedang depresi atau bagaimana, akhirnya ia pesan juga lapangan di Keramat Futsal hari Jum’at kemarin.

Mau bagaimana lagi. Sudah terlanjur basah, ya sudah hamil sekali.. eh maksudnya mandi sekali. Seperti biasa, Kemponan FC kekurangan personil. Agyl dan Wahyu tidak bisa hadir, Dedi Pentol kecelakaan (semoga cepat sembuh Ded.. Jangan cengeng!), Deni tetap bermain walau masih dilanda cedera, Andre Kumelkucel sibuk ngurusin bini mudanya. Jadilah kami cuma bertujuh: Mas Qliex, Om Sulis, Bang Dani, Deni, Chandra, Rio, dan saya. Entah kami sedang sial apa, skor pun berakhir seri 7-7.

Ada satu kejadian yang tidak habis kami pikir. Beruntung kami dapat pinalti hingga 2 kali karena lawan menyentuh bola di daerah terlarang. Entah seperti diberi santet atau memang sedang lemah syahwat, Mas Qliex yang mengeksekusi pinalti pertama gagal membuat gol. Sedang penalti kedua berhasil saya tuntaskan dengan baik. Terbukti, kematangan usia tidak selalu berpengaruh pada kematangan mental.

Kami sudah bersumpah untuk tidak lagi bermain dengan Parjap FC. Seperti kata Captain Tsubasa, “lawanlah tim yang membuat kita mengeluarkan seluruh kemampuan yang kita punya!”


Jun 5 2010

Versus Kedokteran FC

Bismillah

Kabar buruk lagi2 melanda Kemponan FC. Tanggal 28 Mei kemarin kami kembali bermain tanpa personil yang lengkap. Deni dilanda cedera, Agyl masih ada urusan di luar kota, sedang Dedi tidak bisa hadir. Akibatnya, mudah ditebak, kembali menelan pil pahit kekalahan. Lapangan Zuki Futsal harusnya memang tidak lagi jadi tempat bermain kami karena kondisinya yang tidak senyaman Keramat Futsal. Skor akhir adalah 4-6.

Tapi tak apa, semoga lain kali kami lebih baik lagi. Turut dimeriahkan oleh Om Sulis, Bang Icang, Chandra, Andre Kumelkucel, Wahyu, Mas Qliex, dan tentu saja (pemain yang tak pernah absen) saya. Bakti dan Wibi turut pula memberi support. Sedang Rio, seperti biasa, membela teman satu patembayannya.


Jun 5 2010

Catatan Main

Bismillah

Langsung saja ya..
23 Mei: Rio, Agyl, Wahyu, Deni, Om Sulis, Mas Qliex, Chandra, Dek Wibi, Andre Kumelkucel, Bang Icang, Bang Bon, dan saya sendiri.

30 Mei: Om Sulis, Bang Icang, Chandra, Andre Kumelkucel, Deni, Ari Galon, Rio, Bang Dani, Security FC, dan saya sendiri.

Yak, demikianlah.


May 22 2010

Versus Code 568 Team

Bismillah

Kali ini kami latih tanding dengan tim futsal yang berasal dari kota. Untuk datang ke Zuki Futsal (nama lapangan futsalnya), kami sudah siap2 kalau memang terpaksa harus menginap di jalan. Saking jauhnya, kami bekal tikar, rantang, termos, terpal, sampai bikin surat pengantar dari Ketua RT. Kami tak lupa untuk mencium tangan kedua orang tua kami, mohon doa, semoga tidak ada masalah berarti di jalan. Alhamdulillah kami dapat sampai dengan selamat sampai tujuan. Tim Code 568 ini adalah tim yang berasal dari rumah kontrakan yang sama. Santo, salah satu personilnya, adalah saudara dekat Rio. Otomatis juga saudara Mas Qliex, Om Sulis, Chandra, dan Andre Kumelkucel. Mungkin mereka ini bakal bikin tim futsal keluarga suatu hari nanti.

Sebelum bermain, kami semua keheranan karena bentuk lapangan yang tidak persegi panjang, tapi cenderung jajaran genjang alias miring-miring condong. Tapi tak apa, kami sudah terbiasa dengan berbagai macam jenis lapangan. Mulai dari lapangan rumput, lapangan tenis, sampai lapangan terbang pernah kami jadikan tempat bermain. Sebelum bermain Tim Code 568 sudah mengajak bersalaman. Seumur-umur kami latih tanding, baru kali ini kami salaman sebelum main.

Permainan di menit2 awal terlihat imbang. Kedua tim terlihat saling menyerang dengan performa menawan, maklum nafas belum ngos-ngosan. Gol dibuka dengan tendangan Mas Qliex ke gawang lawan, menambah rasa kepercayaan diri kami. Seperti kata Dedi Pentol, “skill individu pemain akan muncul dengan sendirinya bila skor tim sudah terlihat jauh memimpin”. Agyl dan Wahyu yang baru saja lulus dari Akademi Kemponan FC, terbukti mampu memberi daya gempur yang optimal. Agyl juga satu-satunya pemain di Kemponan FC yang dapat memfungsikan kaki kiri dan kaki kanan sama baiknya.

Setelah melewati separuh waktu, perbedaan skor semakin signifikan. Penampilan perdana Andre Kumelkucel yang menggantikan Chandra, secara mengejutkan berhasil membuatnya menjadi salah satu pencetak gol ke gawang Tim Code 568. Boleh jadi ini juga disebabkan karena personil yang datang dari tim lawan hanya 6 orang, dan tidak ada penjaga gawang inti mereka. Akhirnya, skor ditutup dengan skor 8-4. Bravo untuk Kemponan FC. Terima kasih pada para pemain: Wahyu, Agyl, Dedi Pentol, Rio, Om Sulis, Mas Qliex, Chandra, Andre Kumelkucel, dan saya sendiri. Turut pula pemberi support: Bang Icang dan Dek Wibi.

Demikianlah. Semoga kami bisa bermain lebih baik lagi di pertandingan2 selanjutnya. :)


May 22 2010

Chabar Dari Kemponan FC

Bismillah

Mungkin Anda sudah muak dengan permohonan maaf admin yang selalu terlambat mengupdate situs ini, jadi harap maklum sahaja lah ya.. :-)

Pemirsa Kemponan dot com yang budiman maupun budiwoman, tiada chabar yang tidak kami chabar-chabarkan karena kami chabar-chabari, berikut chabar-chabar yang dapat kami chabarkan..

9 Mei 2010
Seperti biasa bertempat di Lapangan keramat, dengan peserta Rio, Agyl, Wahyu, Dedi Pentol, Deni, Om Sulis, Bakti, Dek Wibi, Parjap FC, Chandra, Andre Kumelkucel, Bang Icang, dan saya sendiri.

16 Mei 2010
Tempat masih seperti minggu sebelumnya, dengan peserta Wahyu, Agyl, Rio, Om Sulis, Mas Qliex, Dedi Pentol, Deni, Chandra, Andre Kumelkucel, Bang Icang, Dek Wibi, Bakti, Amza, dan saya.

Demikianlah.


May 5 2010

Versus FBC United

Bismillah

Hari ini Kemponan FC latih tanding dengan tim dari seberang yang juga teman Rio. Tak disangka Dedi Pentol juga punya kawan di tim FBC United. Jadilah mereka saling reuni, bahkan sampai2 bikin rujakan dan ngocok arisan di tengah lapangan.. (oke oke, kalau yang ini berlebihan)

Permainan berlangsung kompetitif, masing-masing tim berusaha mencetak gol. Namun sayang kebanyakan peluang terbuang percuma karena buruknya penyelesaian akhir (buset dah, kata-katanya udah mirip pembawa acara Sport7 belon?). Tim FBC bermain bagus di awal, sehingga game terlihat imbang.

Namun mungkin sudah nasib kami sedang bagus dan on fire, akhirnya kami bisa unggul dengan skor akhir 10-3. Semua ini tidak lepas dari kerja keras seluruh d’Kemponers: Omsulis, Masqliex, Agyl, DediPentol, Rio, Chandra, Wahyu, dan saya sendiri.

Demikianlah. Semoga kita bisa bermain lebih kompak di lain waktu. Amiin.