Maafkan admin karena baru bisa menulis di situs penting gak penting yang penting penting banget ini. Maklum, sejak seminggu yang lalu saya sibuk jualan kalender dan terompet tahun baru.
Permainan berlangsung seperti biasa, dengan dihadiri oleh Amza, Bang Dani, Bekti, Chandra, Dedi Pentol, Dek Wibi, Deni, Dicky, Dino, Ega, Fahmi, Fajar, Mas Endhien, Mas Qliex, Om Sulis, dan terakhir saya sendiri. Dengan ketidakhadiran Bagong, Ari Galon, dan Jojo (mereka pergi ke luar kota, mencari inspirasi tahun baru), maka Fajar dan saya sukses menjadi pemain yang SELALU HADIR di setiap games dan matches.
Sore ini jam 16.30 GMT+7, lawan kami sama seperti sebelumnya. Sebenarnya rasa percaya diri sudah tertanam dalam hati sejak sebelum pertandingan. Nyatanya, mental kami down begitu tertinggal 0-4. Skor sempat 3-4 atas kerja keras Jojo, namun akhirnya kami harus menyerah dengan skor 5-9.
Apa mau dikata, semua sudah berjibaku sampai bengek, Dedi Pentol tetap bermain walau berpuasa, Deni jatuh bangun menepis tendangan keras lawan, Dino nekat bermain walau tubuh sedang tak fit, dan pemain Kemponan lain terus berlari seakan-akan sedang dikejar malaikat maut. Mungkin memang Tuhan belum Berkehendak.
Jojo yang mencetak 4 gol dan Om Sulis yang mencetak 1 gol di pertandingan ini membuat mereka kokoh di posisi puncak daftar pencetak gol terbanyak. Terima kasih banyak untuk semua pemain yang telah hadir hari ini, Fahmi, Jojo, Ari Galon, Fajar, Bagong, Ega, Dino, Dedi Pentol, Deni, Om Sulis, dan terakhir saya sendiri. Ingat, lebih baik bermain serius di sesi latihan daripada bermain konyol saat bertanding.
Semoga tidur kita bisa nyenyak malam ini.
Wassalaamu’alaikum.
Lagi-lagi, admin mohon mangap yang selebar-lebarnya, karena telah menelantarkan situs ini. Bukan apa2, di samping karena mencari koneksi internet di sini seperti mencari satu jerami dalam tumpukan jarum (lebih susah daripada mencari jarum dalam tumpukan jerami kan?), saat ini sepertinya admin situs ini juga merangkap menjadi verifikatur keuangan (dan berbekal kertas bungkus rokok untuk mencatat setiap transaksi keuangan adalah hal yang ribet di samping juga terlihat tidak 2.0).
Cukup sudah excuse-nya. Yang penting kita masih passionate with this team (keren kan istilahnya?). Bravo Kemponan FC!
Hari Minggu kemarin, kami bermain seperti biasa. Cuaca cerah sungguh mendukung sekali bagi Chandra, Rio, Om Sulis, Bang Dani, Deni, Dicky, Ega, Amza, Bekti, Dek Wibi, Dino, Fajar, Bagong, Ari Galon, Jojo, Andre Kumelkucel, dan saya sendiri. Daftar kehadiran selalu saya simpan dengan rapi di database komputer, mulai dari permainan kami yang pertama. Ini, selain sebagai kenangan, juga berfungsi menunjukkan siapa saja yang passionate with this team(bused, seneng saya pake istilah sok canggih begini)
Aturan “setiap satu gol ganti” sepertinya perlu ditinjau ulang, karena kemarin tim saya bermain 30 menit tanpa berhenti karena tak ada gol yang tercipta. Silakan beri usulan bagaimana agar permainan bisa lebih adil. Terima kasih. Oia, sebagai kenang2an, cuma ada 2 foto yang saya ambil kemarin. Buat yang wajahnya tak dimuat di edisi kali ini, Anda belum beruntung. Jangan bersedih hati, siapa tahu di edisi selanjutnya tampang Anda yang akan diterbitkan.
Silakan dilihat puas2 ya…
Berdiri (dari kiri ke kanan)
Ega, Bang Bowo, Fahmi, Dino, Deni, Andre Kumelkucel, Dicky, Ari Galon, Amza, Bekti
Depan (dari kiri ke kanan)
Rio, Jojo, Fajar, Om Sulis, Chandra, Bagong
Idem dengan foto sebelumnya, yang ini ditambah Mas Qliex, dikurang Deni.
Idem dengan atas, dikurangi BangBowo (lagi ngiket tali sepatu di belakang) dan Mas Qliex (nyang ngambil foto)
Mungkin ada yang tanya, “Kok muka Bang Bowo fotonya kabur?” Ya, biasalah, untuk menjaga objektivitas Anda dalam menilai situs ini, terpaksa identitas saya dirahasiakan. Terima kasih.
Selamat bertemu kembali dengan saya, tokoh utama dalam situs ini. Dalam kesempatan yang baik ini saya ingin mengucapkan terima kasih karena hingga saat ini, kemponan.com telah dikunjungi oleh lebih dari 30 juta orang, sehingga menjadikan situs ini sebagai situs paling penting di Indonesia! (bual)
Hujan panas yang menemani perjalanan kami menuju lapangan Duta Bandara membuat pelangi di timur jalan. Bentangannya melebar, dan di bawahnya ada hijau sawah dan ladang. Maha Suci Tuhan. Ini adalah pemandangan yang tak akan didapat kalau Anda hidup di kota besar seperti Jakarta. Kampung kami memang sungguh keren sekali.
Hari Minggu kemarin kami bermain seperti biasa. Kali ini ada banyak sekali yang hadir. Mereka adalah Om Sulis, Mas Qliex, Fajar, Ega, Bekti, Dicky, Dino, Amza, Jojo, Ari Galon, Bagong, Fahmi, Andre Kumelkucel, Rio, Deni, dan saya sendiri. Namun karena masih dirundung kemalangan dengan cedera berkepanjangan, Mas Qliex tak dapat ikut bermain. Entah siapa yang menyantet pergelangan kakinya. Kita doakan saja beliau cepat sembuh, karena dilihat dari daftar pencetak gol di Kemponan FC, namanya pun tak ada.
Sebenarnya ada dokumentasi berupa foto-foto dan rekaman pertandingan (yang agak norak), tapi berhubung file tersebut sedang diedit (agar berkurang sedikit noraknya) maka tidak bisa saya hadirkan saat ini.
Kemponers, tiada chabar yang tak kami chabar-chabarkan karena kami chabar-chabari. Hari ini, setelah melawan Budak Laut anak asuh Dede, kami dapat pulang dengan wajah berseri-seri. Akhirnya kami bisa menang dengan skor 5-3. Setelah dirundung kemalangan dengan menelan pil pahit kekalahan selama 3 pertandingan beruntun, akhirnya doa kami dikabulkan Tuhan jua. Kami mengharap kemenangan bagai meminta hujan pada musim kemarau panjang, seperti mengharap pelangi di tengah badai, atau seperti memohon tobat setelah bunuh penduduk tiga dusun. Sholat tahajud 1000 rakaat setiap malam, puasa Senin Kamis, serta mengaji sambil menangis, kami lakoni agar peroleh sedikit ridhoNya (kalau yang ini berlebihan, kami bahkan jarang datang ke TPA).
Terima kasih tak terhingga untuk Dedi Pentol, Mas Qliex, Om Sulis, Jojo, Fajar, Bagong, Fahmi, Ari Galon, dan Bang Bowo yang telah hadir sore ini. Semoga kemenangan kita ini tak membuat kita jadi sombong dan lupa pada Tuhan, tetaplah rendah hati dan tekun berlatih. Oya, lima gol yang kami sarangkan ke gawang lawan dibuat oleh Om Sulis a.k.a Il Capitano (3 gol), Bagong (1 gol) dan Jojo (1 gol). Untuk lengkapnya, daftar pencetak gol terbanyak di Kemponan FC dapat dilihat pada tabel berikut (penghitungan dimulai sejak pertandingan versus Budak Laut yang pertama).
Alhamdulillah, hari ini cerah agak berawan. Cuaca yang cocok untuk bermain futsal! Hari ini, ada 15 orang yang datang: Om Sulis, Dicky, Amza, Dek Wibi, Fajar, Dino, Fahmi, Deni, Jojo, Bagong, Chandra, Andre, Ari Galon, Bekti, dan terakhir saya sendiri. Selain itu, tidak ada yang istimewa. Insya Allah kita berjumpa lagi minggu depan, kawan…
Mungkin selama ini Anda penasaran, seperti apa lapangan yang jadi tempat pelampiasan kami ini? Berikut sedikit foto-foto yang diambil dengan handphone seadanya.
Lapangan ini berbatasan langsung dengan sawah. Mantap kan? Dari foto tersebut, tampak di kejauhan SMU Taruna Bumi Khatulistiwa.
Nah, foto di atas adalah sisi lain dari lapangan tersebut. Sama kok, mepet sawah juga..
Foto lagi..
Foto lagi….
Foto di atas adalah white board keramat yang dipakai untuk mencatat jadwal pertandingan. Berikut sedikit penjelasannya:
0. Warna spidol menunjukkan status tim: hitam untuk non-member, dan merah untuk member.
1. Di samping nama tim, dituliskan pula angka yang berarti jumlah uang yang dipakai sebagai uang muka. Biasanya, bagi tim dengan status member angka tersebut tidak ditulis.
2. Dari foto tersebut terlihat, tim kami mengambil jadwal hari Minggu pukul 1630 WIB.
Sebenarnya Anda bisa melihat posisi langsung dari lapangan tersebut dari wikimapia. Hanya sayang, saat Google melakukan pemotretan, lapangan tersebut belum berdiri. Jadi yang Anda lihat hanyalah posisi “kira-kira”.
PS: Saya berharap pihak manajemen Lapangan memberi tim Kemponan FC potongan harga dengan posting berbau promosi ini. Hahaha.
Sebelumnya admin mohon mangap, eh mohon maaf kalau situs ini lama tidak diperbarui. Maklumlah, saat ini saya sedang dalam masa-masa kritis dalam hidup, dan masa depan dipertaruhkan. Minta doanya saja agar saya tak menjadi gembel dan situs ini tetap eksis. Bukan maksud saya untuk menelantarkan situs paling penting di Indonesia ini. Sungguh.
Nah, cukup sudah excuse-nya. Sekarang saatnya bercerita. Hari Minggu yang lalu kami latihan seperti biasa, jam setengah lima sore waktu setempat, di mana lagi kalau bukan di Lapangan Duta Bandara. Hujan deras kembali mengguyur sepanjang perjalanan. Semua halangan tak bisa membendung semangat Qliex, Om Sulis, Bang Dani, Dedi Pentol, Ari Galon, Deni, dan saya sendiri. Sedang Chandra dan Rio terpaksa absen, divonis tak dapat bermain karena cedera. Dan Mahmud tak ada kabarnya, mungkin sibuk bermain Play Station(tm) 2 bersama adik kesayangannya.
Selain itu, datang pula guest players kami yang kabarnya diusulkan membentuk Kemponan Junior. Mereka adalah Jojo, Fajar, Bagong, Dino, Fahmi, Bekti, Ega’, Dek Wibi, dan 2 orang teman Fajar lain yang tak saya kenal. Si Fajar ini memang suka menyusupkan teman-temannya dalam permainan kami. Saya curiga mereka ini mata-mata yang mau mencuri strategi dan gaya permainan indah kami (hooeeexx)
Permainan berlangsung seperti biasa. Tim pertama ada Ari Galon, Om Sulis, Bang Dani, dan Bagong. Di tim kedua ada Mas Qliex, sangprabo (saya), Ega’, dan Dek Wibi atau Bekti. Di tim ketiga ada Fahmi, Fajar, Jojo, dan Deni. Sedang Dedi Pentol dan Dino, seperti biasa, saling bertukar peran menjadi kiper. Sebenarnya, kata Mas Qliex, untuk masing2 sesi latihan, sebaiknya komposisi tim tidak bercampur-campur. Contohnya, Ega’ sebenarnya tidak masuk di tim saya. Tapi, apa mau dikata, kalau semua pemain hadir, pasti susunan tim bisa tetap. Tak ada Chandra, permainan tim kedua tak berkembang. Akibatnya, tim kedua sukses menjadi pecundang hari itu dengan menelan kekalahan beruntun dan waktu main paling singkat.
Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dari tempat kejadian perkara. Sebagai kenang-kenangan, berikut adalah cuplikan pertandingan kami, direkam dengan kamera ponsel (peringatan: ini bukan video porno) dengan format berkas *.3gp, jadi mohon maaf kalau tidak terlalu jelas. Terima kasih dan (meniru tag Metro Sport) “do sport for your better life”.
Tidak ada yang spesial dalam sesi latihan di hari Minggu yang lalu. Hujan yang mengguyur tak menyurutkan semangat kami untuk bermain. Lapangan Duta Bandara berjarak kurang lebih 5 kilometer dari kampung kami, yang kalau tak ada halangan di jalan seperti buaya atau banjir yang menggenangi jalan bisa ditempuh dalam waktu 10 menit.
Ada 14 orang yang bermain hari Minggu lalu: sangprabo, Om Sulis atawa il capitano, Mas Qliex, la_beneamata29, Ari Galon, Candra, Bang Dani, Jojo, Fahmi, Bagong, Fajar, Dino, Dedi, dan Amza. Sebenarnya, dalam Kemponan FC, hanya ada 10 orang anggota yang asli. Orang2 ini terkumpul karena sebuah kompetisi futsal. Tapi, saat ini, seiring dengan sulitnya mengumpulkan 10 orang dalam satu waktu, kami terpaksa mengajak pemain-pemain tamu untuk bergabung bermain.
Foto dan profil kesepuluh orang tersebut akan saya tulis dalam tulisan tersendiri. Sabar ya penonton..