Nov 24 2009

Foto Lapangan Duta Bandara

Bismillah

Mungkin selama ini Anda penasaran, seperti apa lapangan yang jadi tempat pelampiasan kami ini? Berikut sedikit foto-foto yang diambil dengan handphone seadanya.

Lapangan Futsal Mepet Sawah
Lapangan ini berbatasan langsung dengan sawah. Mantap kan? Dari foto tersebut, tampak di kejauhan SMU Taruna Bumi Khatulistiwa.

Lapangan Futsal Mepet Sawah

Nah, foto di atas adalah sisi lain dari lapangan tersebut. Sama kok, mepet sawah juga..

Lapangan Futsal Mepet Sawah

Foto lagi..

Lapangan Futsal Mepet Sawah
Foto lagi….

Lapangan Futsal Mepet Sawah

Foto di atas adalah white board keramat yang dipakai untuk mencatat jadwal pertandingan. Berikut sedikit penjelasannya:
0. Warna spidol menunjukkan status tim: hitam untuk non-member, dan merah untuk member.
1. Di samping nama tim, dituliskan pula angka yang berarti jumlah uang yang dipakai sebagai uang muka. Biasanya, bagi tim dengan status member angka tersebut tidak ditulis.
2. Dari foto tersebut terlihat, tim kami mengambil jadwal hari Minggu pukul 1630 WIB.

Sebenarnya Anda bisa melihat posisi langsung dari lapangan tersebut dari wikimapia. Hanya sayang, saat Google melakukan pemotretan, lapangan tersebut belum berdiri. Jadi yang Anda lihat hanyalah posisi “kira-kira”.

PS: Saya berharap pihak manajemen Lapangan memberi tim Kemponan FC potongan harga dengan posting berbau promosi ini. Hahaha.


Nov 2 2009

Untung Mana: Member Atau Sewa Biasa?

Dear d’Kemponers

Tempat bermain kami namakan Lapangan Duban, atau Duta Bandara. Kami namakan demikian karena letaknya berseberangan dengan sebuah komplek perumahan Duta Bandara. See? Orang kampung sering menamakan tempat sesuai dengan letak geografisnya, misalnya Pasar Ikan Belok Kiri-nya Andrea Hirata. Entah apa nama asli lapangan yang diapit oleh SMU Taruna dengan Pesantren wanita itu. Sebenarnya, kata “diapit” juga tidak tepat. Karena masing2 tempat pendidikan itu sekitar 100 meter jauhnya dari lokasi lapangan. Lalu, ada apa di 100 meter itu? Sawah!

Kami mengalami dilema kala ingin menentukan apakah ingin menjadi member atau menyewa biasa. Detail tarif di Lapangan Duban seperti berikut:
Tarif model 1 (sewa biasa)
a. Senin – Jum’at : Rp 50.000 /jam
b. Sabtu – Minggu : Rp 65.000 /jam
c. Semua permainan malam (6:30 PM – 11:30 PM) : Rp 65.000 /jam
PS: Untuk 10 kali permainan (10 jam), diberi 1 jam main gratis

Tarif model 2 (member)
a. Rp 200.000 untuk 4 kali main (di waktu tarif sewa Rp 65ribu/jam)
b. Rp 160.000 untuk 4 kali main (di waktu tarif sewa RP 50ribu/jam)
Tidak ada bonus apa2

Untunglah, kami memiliki verifikatur keuangan nan handal sekaligus konsultan pajak yang hebat. Untuk memilih di antara 2 model tarif di atas, sebaiknya kita tinjau dulu jadwal terbaik untuk bermain.
0. Pemain tidak bisa bermain di pagi hari, antara Senin – Sabtu (waktu sekolah dan bekerja)
1. Ada pemain yang tidak bisa bermain di sore hari, antara Senin – Sabtu (waktu sekolah)
2. Pemain tidak bisa bermain malam, karena terdapat anak di bawah umur yang tidak boleh bepergian malam2.

Dengan mengeliminasi semua waktu yang tidak mungkin untuk diambil, maka waktu yang paling mungkin adalah Hari Minggu, dari jam 6:30 AM hingga 5:30 PM. Jadwal di Duban berselang 1 jam (6:30, 7:30, 8:30, dst). Dan diputuskan mengambil waktu hari Minggu pukul 4:30 PM – 5:30 PM.

Dari situ dapat disimpulkan bahwa model tarif yang paling mungkin adalah antara Tarif 1b (sewa biasa) atau Tarif 2a (member/langganan). Konsultan kami menghitung sebagai berikut.

Tarif 1b (sewa biasa)
10* Rp 65.000 = Rp 650.000 untuk 11 kali main
Rata2 biaya per sekali main =
Rp 650.000/11 = Rp 59.090,909

Tarif 2a (member/langganan)
Rata2 biaya per sekali main Rp 200.000 / 4 = Rp 50.000

Jelas sudah, kami memilih untuk menjadi member karena lebih murah. Demikianlah.